T h e P o w e r o f L o v e

Manusia dan Kebudayaan

Manusia
manusia adalah gabungan antara Jasmani, Jiwa dan Roh yang memiliki akal fikiran yang dapat menentukan mana baik dan buruk.
Hakekat manusia
  • makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebahgai satu kesatuan yang utuh 
  •  makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna , jika dibandingkan dengan makhluk lainnya
  • makhluk bio kultural , yaitu makhluk hayati yang budayawi
  • makhluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi) mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya

Masyarakat  
Masyarakat  (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana dimana dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.


Kebudayaan
Kebudayaan  berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
 

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Manusia dan Kebudayaan memang saling berhubungan , dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal,maksudnyan yaitu keduanya berbeda tetapi tetep pada suatu kesatuan.
dari sisi  lain ,hubungan antara manusia dan kebudayaan dapat disetarakan dengan hubunganantara manusia dengan masyarakat.


Comments
0 Comments
0 Komentar untuk "Manusia dan Kebudayaan"

Back To Top