T h e P o w e r o f L o v e

36 Kebakaran Terjadi Saat Tanggap Darurat Banjir Jakarta

36 Kebakaran Terjadi Saat Tanggap Darurat Banjir Jakarta
Kebakaran rumah di kawasan jalan Jembatan Tinggi Raya, Tanah Abang, Jakarta.
Liputan6.com, Jakarta : Tanggap darurat banjir yang diberlakukan pemerintah berakhir pada 27 Januari. Menurut Kepala Dinas Damkar PB DKI Jakarta, Paimin Napitupulu, selama tanggap darurat banjir sedikitnya terjadi 36 kali kebakaran di sejumlah titik di wilayah Jakarta.
"Air di bawah, api di atasnya. Tapi tidak ada korban jiwa dari petugas damkar," kata Paimin dalam "Laporan Evaluasi Dinas Damkar PB DKI Selama Tanggap Darurat Banjir" di Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2013).
Karena itu, selama tanggap darurat banjir itu, kata Paimin, pihaknya dipaksa bekerja keras. Baik menangani korban musibah banjir, maupun memadamkan api yang berkobar.
Menurut Paimin, meski pihaknya belum mendata secara detail ke-36 titik api tersebut, umumnya penyebab kebakaran dalam musibah banjir kemarin itu disebabkan lilin yang masih menyala ketika penghuninya pergi mengungsi.
"Rata-rata penyebabnya lilin. Karena kosong ditinggal ngungsi, lilin itu kemudian merambat ke barang-barang yang mudah terbakar," kata Paimin.
Selama musibah banjir yang disertai kebakaran, pihak Damkar DKI Jakarta mengerahkan seluruh peralatannya. Namun, kendati peralatan yang dimiliki minum, bukan berarti penanganannya tidak maksimal. "Kemarin, banjir itu kejadiannya maksimal, sementara peralatan minim. Tapi kami bisa membereskan semuanya," kata Paimin.
Untuk itu, Paimin berharap, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo juga ikut memerhatikan masalah peralatan minim yang dimiliki instansi berslogan "pantang pulang sebelum padam" tersebut.
"Semoga ini menjadi perhatian Gubernur, agar peralatan damkar ditambah dan dipercanggih. Mudah-mudahan 2013 ini dipenuhi alat-alat baru, termasuk mobil tangga. Apalagi sejumlah peralatan mulai rusak," ujar Paimin. (Yus)

sumber : liputan6
Comments
0 Comments
0 Komentar untuk "36 Kebakaran Terjadi Saat Tanggap Darurat Banjir Jakarta"

Back To Top