T h e P o w e r o f L o v e

Puisi Cinta: Semua Karena Cinta

Puisi Cinta berikut ini saya tulis lama, sekitar tahun 2004-2006. Awalnya, hanya untuk mengisi diary saja. Tapi, jika hanya ditulis di dalam diary, tidak akan banyak orang yang mengapresiasinya dan jika dikirim ke media cetak pun tidak ada fee yang bisa saya dapatkan—pengalaman begitu. Waktu itu saya tengah galau menghadapi problematika cinta. Daripada lari ke hal-hal yang negatif, kenapa tidak kata-kata romantis yang keluar dari dalam pikiran dan hati saya ungkapkan ke dalam sebuah puisi?

Puisi Cinta: Semua Karena Cinta

Di saat jiwaku rapuh …
pupus akan harapan esok
Kau hadir dalam cahaya surga
Menjelmakan lagi sesuatu yang sudah kuingkari
Cinta. Aku memikirkanmu
Mengapa kau isi jiwaku yang kosong?
Membuat hari-hari yang kelabu menjadi berwarna?
Aku tahu kau tak mengharap kehadiranku masuk dalam kehidupanmu
Bahkan itu tak pernah secuil terlintas dalam benakmu
Tapi melebihi itu … kau berikan semangat itu
Agar aku berani menghadapi dunia
Meskipun tak kau sadari. Oh, cinta
(311204)

***

Puisi Cinta: Merinduimu

Aku selalu memikirkanmu
Sekiranya ada jalan
Maukah melangkah bersamaku
Jujur kuakui, pedih kehilanganmu
Rindu dan benci jadi satu
Dimanakah kamu?
Simpangan mana yang kan pertemukan kita lagi?
(021206)
Comments
0 Comments
0 Komentar untuk "Puisi Cinta: Semua Karena Cinta"

Back To Top